Hananonanohoi's Blog

November 12, 2010

menikah, penting apa nggak???

Filed under: sekolah — hananonanohoi @ 9:07 am

Menikah Bukan Hanya Karena Suka

 

Menikah dan memiliki anak. Begitulah kira-kira keinginan pasangan yang sedang kasmaran. Bagi mereka dunia serasa milik berdua saja. Tidak ada yang boleh mengganggu mereka ataupun keinginan mereka kecuali ingin mendapat marah dari mereka. Bagi mereka orang-orang dan semua hal yang tidak mereka sukai bagaikan bau tak sedap saat sedang santai. Selalu mengganggu kalau bertemu.

Bagi mereka orang yang sedang disukai merupakan segalanya. Sampai-sampai dia rela diperlakukan seperti apapun. Rasa sukanya seperti hipnotis yang merajai diri. Ia bisa melakukan apa saja asalkan orang yang disukainya senang. Seperti itukah rasa suka yang benar?

 

Memilih Orang yang Akan Disukai

Suka memang tidak bisa dipaksakan. Rasa itu muncul begitu saja. Tak kenal siapa, kapan, di mana, bagaimana orang itu, bagaimana keluarganya, bahkan terkadang seseorang lupa tentang agama orang yang disuka itu. Padahal masalah keimanan dalam memilih pasangan atau orang yang kita sukai merupakan hal yang paling mendasar.

Dalam Quran Surat Al-Baqarah ayat 221 disebutkan bahwa, “Dan janganlah kamu nikahi perempuan musyrik, sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya perempuan yang beriman lebih baik daripada perempuan musyrik meskipun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu nikahkan orang (laki-laki) musyrik (dengan perempuan yang beriman) sebelum mereka beriman. Sungguh, hamba sahaya laki-laki yang beriman lebih baik daripada laki-laki musyrik meskipun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka sedangkan Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (Allah) menerangkan ayat-ayatnya kepada manusia agar mereka mengambil pelajaran.”.

Dari ayat tersebut sudah jelas bahwa seorang muslim dilarang menikah dengan orang musyrik. Supaya hal tersebut tidak terjadi, sudah seharusnya seorang muslim menjadikan agama sebagai tolok ukur pertama dalam memilih orang yang akan disukai. Jangan sampai terjerumus menjadi orang-orang yang dibenci Allah karena terpikat ketampanan atau kecantikan, harta, atau jabatan orang musyrik karena hal tersebut bisa saja menjerumuskan seorang muslim menjadi orang-orang yang termasuk golongan penghuni neraka. Tentu bukan itu yang menjadi harapan muslim ketika suka pada seseorang, melalinkan orang yang disukai dapat membawanya menuju surga.

 

Pernikahan Bukan Sekadar Memuaskan Nafsu

Sebuah hadis menyebutkan, “Perempuan itu dikawini karena 4 hal, yaitu: karena hartanya, karena kebangsawanannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah perempuan yang beragama, engkau akan beruntung.”.

Jika menyukai seseorang hanya karena hartanya, bisa saja harta itu nantinya menjerumuskan seorang muslim menjadi orang yang boros, kikir, atau tamak. Jika menyukai seseorang hanya karena kebangsawanannya, bisa jadi seorang muslim yang diperintahkan Allah untuk selalu rendah hati menjadi rakus jabatan, lupa pada dirinya, atau hilang rasa pedulinya pada orang-orang yang belum berkecukupan karena ia merasa menjadi orang dengan jabatan tinggi yang paling berkuasa. Jika menyukai seseorang hanya karena kecantikannya atau ketampanannya, bisa jadi seorang muslim akan meninggalkan pasangannya ketika keindahan tersebut hilang atau menemukan keindahan lain. Nau’dzubillahimindzalik.

Akan berbeda jika menyukai seseorang karena agamanya. Seorang muslim akan semakin kuat imannya karena ia menyukai pasangannya yang saleh (salehah) hanya karena Allah. Dengan demikian Allah pun akan mendatangkan rezeki yang halal dan barokah untuk menafkahi keluarganya.

Sebab perkawinan erat hubungannya dengan agama. Orang musyrik bukan orang beragama. Mereka menyembah selain Allah. Di dalam soal perkawinan dengan orang musyrik ada batas tembok yang kuat, tetapi dalam soal pergaulan bermasyarakat itu biasa saja. Karena perkawinan erat hubungannya dengan keturunan, keturunan erat hubungannya dengan harta pusaka, berhubungan dengan makan dan minum. Ada hubungannya pula dengan pendidikan dan pembangunan islam.

Jika mengawini orang musyrik tujuan pembangunan islam akan terhambat, karena orang musyrik tidak peduli dengan pembangunan islam. Ia beranggapan dengan pernikahan ia sudah halal bergaul dengan suami atau isterinya. Namun dalam kaca mata islam hal itu tetap dianggap perzinaan dan anak yang dilahirkan nantinya anak yang haram. Maka seluruh keturunannya menjadi haram pula.

Jika demikian islam tidak akan bisa maju. Yang ada islam akan hancur. Untuk itu seorang muslim tidak boleh sembarangan menyukai orang. Agama merupakan hal paling utama dan paling penting dalan menentukan pasangan. Jangan pula seorang muslim tertipu dengan iman palsu yang ditawarkan orang musyrik yang mengaku islam tetapi sesungguhnya di dalam hatinya tidak pernah menjadi islam.

 

Berpegang Teguh Pada Syariat Akan Membawa Kebaikan

Seorang muslim harus benar-benar teliti dalam menentukan siapa orang yang akan disukai dan dinikahinya. Sebab kelak orang yang dinikahinya itu akan memberikan keturunan. Keturunan seorang muslim berkewajiban menjaga islam dan mengadakan pembangunan islam.

Maka seorang muslim dilarang Allah menyukai orang musyrik meskipun menarik hatinya. Entah karena kecantikan, ketampanan, kekayaan, atau jabatan yang dimiliki. Sebab jika kelak orang musyrik itu dinikahinya dan memberi keturunan, niscaya akan membawa ancaman bagi perkembangan islam. Orang musyrik itu akan meracuni seorang muslim agar menjauhi Allah, ia mengajak ke neraka. Padahal Allah mengajak ke surga, tetapi justru ia tinggalkan.

Sungguh betapa meruginya orang muslim yang mengabaikan syariat ini. Bukan kebahagiaan seperti yang ia rasakan di dunia melainkan kejamnya siksa neraka yang akan ia rasakan di akhirat karena ia sama halnya berzina dengan mengawini orang musyrik.

 

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: